21.9.15

Teruntuk Kamu, Blog-Ku



Dear simply me..

Masih ingatkah kamu, pertama kali kamu ada karena apa? Bukan, bukan karena aku seorang yang pandai merangkai kata. Bukan karena aku seorang yang mengenal dunia maya. Bukan pula karena aku seorang pujangga

Jujur saja, kamu ada waktu itu karena aku bosan. Ya, aku bosan, aku jenuh. Aku butuh sesuatu yang membuatku bersemangat. Aku butuh sesuatu yang membuatku punya arti, punya motivasi.

Tidak ada yang salah kan dengan semua itu? tidak menurutku

Dear simply me..

Seiring waktu berjalan, harapanku terhadapmu semakin besar. Aku punya mimpi. Suatu saat kamu akan menjadi seperti mereka. Mereka yang tulus berbagi. Mereka yang dikenal banyak orang. Mereka yang menghasilkan. Mereka yang dicari.

Jujur saja, aku mau kamu seperti mereka

Ya, mungkin terdengar serakah. Tapi.. apalah kamu tanpa mimpi


Dear simply me..

Aku tau, untuk menggapai mimpi itu aku harus berusaha lebih keras. Aku harus belajar lebih banyak. Aku harus berbuat lebih nyata

Aku tau, untuk menggapai mimpi itu, ada banyak jalan yang harus ditempuh. Ada banyak anak tangga yang harus dinaiki. Ada banyak rintangan yang harus dilewati

Tapi aku yakin, kamu pasti bisa
Karena aku dan kamu.. kita adalah team

Dear simply me..

Seiring berjalannya waktu, harus kuakui.. ternyata tidaklah mudah untuk merawatmu. Tidaklah mudah untuk membuatmu selalu bernyawa.

Kamu tau, untuk membuatmu selalu ada.. aku harus mengorbankan waktu tidurku. Ya, aku yang dulu belum mengenalmu, adalah aku si tukang tidur. Bahkan bapak pernah menjulukiku si putri tidur. Tapi semenjak kamu ada, aku tidak peduli akan kesukaanku itu

Untuk membuatmu selalu ada, aku harus mencuri-curi waktu disaat si kecil memintaku bermain. Untuk membuatmu selalu ada, aku harus berhenti merangkai kata disaat si kecil memintaku bercerita. Untuk membuatmu selalu ada, aku harus belajar mengenai kode-kode yang terasa asing bagiku. Untuk membuatmu selalu ada, aku harus belajar mengendalikan emosi disaat tangan ini terasa kaku.. Ya, kaku untuk dapat menorehkan kata walaupun itu hanya satu

Tapi entah mengapa.. aku rela melakukan semua itu.

Yang aku tak rela, jika aku menyesal tak memilikimu


Dear simply me..

Aku tau, kamu masih belum sebesar teman-temanmu. Kamu masih belum menjulang tinggi. Ibarat bayi, kamu masih belajar melihat dunia luar. Kamu masih sangat kecil, masih tertatih-tatih

Tapi jangan khawatir, sedikit demi sedikit aku akan membawamu keluar. Ke tempat yang lebih besar. Ke tempat yang lebih luas. Aku yakin, suatu saat kamu akan sampai kesana

Dear simply me..

Kamu tau? biasanya ketika ide-ide ini bermunculan, aku dengan cepat menorehkannya di natural notes. Ya, dia membantuku untuk mengumpulkan kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, meskipun memakan waktu berhari-hari lamanya :-)

Kamu tau? untuk membuat gambar disetiap isimu menarik, ak selalu berlari menuju picsay. Biarpun tiap gambar yang kuambil hanya memakai kamera 1,3 megapixel. Tapi entah mengapa, aku selalu bersemangat. Aku bersemangat untuk membuatmu tampak lebih, lebih, dan lebih baik lagi :-)

Dear simply me..

Kamu tau? jika aku sangat bersemangat dengan kamu. Semangat untuk mengejar mimpi itu. Semangat untuk menjadikanmu seperti mereka. Seperti emak gaoel :-)

Tapi, yang terpenting dari semua itu adalah.. Aku mau kamu menjadi saksi bisu perjalanan hidupku. Kutitipkan semua kisahku padamu, untuk anak cucuku nanti...

Ya.. aku yakin, kamu pasti bisa
Aku yakin.. just Go For It !! :-)

Go For It Blog Competition

Tidak ada komentar:

Posting Komentar